Peliharalah imanmu dengan memperbanyak sedekah, bentengilah hartamu dengan mengeluarkan zakat, dan tolaklah gelombang bencana dengan senantiasa berdo'a kepada Allah (Ali bin Abi Thalib r.a.)
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Jasmani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Jasmani. Tampilkan semua postingan
Setiap orang yang memeriksakan diri ke dokter tentu memiliki harapan dapat kembali merasakan nikmat sehat. Namun, ada kalanya obat yang dokter resepkan ternyata tidak manjur. Meski ada kemungkinan lain, obat palsu juga dapat menjadi alternatif penyebabnya.
Hendra yang diabetesi pernah mengalaminya. Ia tergiur dengan harga obat yang lebih murah di toko obat. "Selisihnya dengan di apotek sekitar Rp 20ribu untuk satu dus obat pengontrol kadar gula darah," kenangnya. Hendra mengira perbedaan harga yang signifikan itu sesuatu yang wajar. Sebab, tempat penjualan obat yang didatanginya terletak di kawasan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur. "Sewa tokonya saja pasti lebih murah daripada apotek yang berpendingin ruangan."
Dugaan Hendra keliru. Rupanya, obat tersebut murah lantaran palsu. "Setelah satu minggu mengkonsumsinya, hasil pemeriksaan kadar gula darah saya malah tinggi," keluhnya. Hendra pun mencermati kembali obat yang dibelinya dengan harga lebih murah itu. Ia membandingkannya dengan kemasan obat yang didapatkannya dari apotek. "Nyaris tidak ada perbedaan yang berarti kecuali hurufnya yang lebih kecil," urainya.
Dra Lucky Slamet MSc mengungkapkan obat palsu memang sukar dikenali. Terkadang, kemasan hingga fisik obat terlihat serupa dengan aslinya namun isinya hanya mengandung tepung. "Tetapi, ada juga yang produknya tampak jelas mencurigakan secara fisik," urai deputi bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini.
Lantas, bagaimana cara memastikan keaslian obat? Lucky mengatakan hanya uji laboratorium yang bisa mengungkapkan secara gamblang produk mana yang palsu. "BPOM secara berkala melakukan sampling obat dan membeli secara menyamar untuk menjaring obat palsu yang beredar di masyarakat."
Lantaran sukar mengenali obat palsu, BPOM memberikan tips sederhana bagi masyarakat. Utamanya, konsumen kesehatan diimbau untuk membeli obat resep dokter hanya di apotek yang terdaftar. "Obat asli tidak akan masuk ke rumah obat yang tidak terdaftar," cetus Lucky dalam diskusi media beberapa waktu lalu (22/11) di Jakarta.
Merugikan
Pemalsu melakukan banyak trik dalam mengelabui konsumen obat. Mereka dapat meniru secara persis obat asli lalu menjualnya dengan merek yang sama ataupun mencaplok nama perusahaan farmasi lain. "Mafia obat palsu juga bisa mengurangi kadar zat aktif serta meniadakan atau mengganti zat aktif," ungkap Dr Slamet SH MH Kes.
Obat disebut palsu andaikan memiliki kualitas yang sangat berbeda. Pun, ketika ia menjadi tiruan obat aslinya. "Keberadaan zat aktif sayangnya belum tercakup dalam peraturan menteri kesehatan tentang obat palsu," sesal sekretaris jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini.
Slamet menyatakan obat palsu sangat merugikan masyarakat dan dokter. Obat palsu bisa membuat pasien tidak teredakan keluhannya. "Akibatnya, mereka hilang kepercayaan kepada dokter yang meresepkan." Apa dampak konsumsi obat palsu? Efeknya bisa jadi ringan namun dapat pula mengancam nyawa. "Selama obat yang dipalsukan bukan zat aktifnya maka tidak membahayakan kesehatan," komentar Slamet.
Obat palsu berdampak langsung pada kesehatan orang yang mengonsumsinya. Seperti Hendra yang gagal mengendalikan kadar gula darahnya. "Akan sangat membahayakan kesehatan jika yang dipalsukan adalah zat aktif dari obat keras atau psikotropika," cetus Slamet.
Sementara itu, Parulian Simanjuntak menyatakan obat palsu dapat mendatangkan efek yang beragam tergantung bahan yang dipakai dalam pembuatannya. Pada antibiotik yang kadarnya tidak sesuai, risiko resistensi akan mencuat. "Lalu, pada obat lain dapat menimbulkan kecacatan bahkan kematian," papar ketua International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG).
Parulian tidak dapat mengungkapkan besaran kasus kematian terkait obat palsu. Sebab, datanya memang tidak tersedia. "Kematian akibat obat palsu biasanya tercatat sebagai akibat dari penyakit yang dideritanya." Banyak Dipalsu yakinkah Anda akan keaslian obat yang ada di tangan? Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan, Lucky Slamet, mengimbau masyarakat agar lebih jeli dalam membeli obat. ”Sebab, pemalsuan dapat terjadi baik pada obat paten, generik, obat bebas, maupun obat tradisional.” Prof Dra Arini Setiawati PhD juga mensinyalir hal serupa. Modus para pemalsu terpetakan secara jelas.
”Mereka mengincar obat-obatan yang laris,” tutur kepala Unit Studi Klinis Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini dalam kesempatan berbeda. Obat laris merupakan obat yang dipakai secara berkelanjutan oleh masyarakat. Termasuk didalamnya obat malaria, antiretroviral, anti tuberkulosis, analgesik, dan antibiotik. ”Juga obat hipertensi dan diabetes,” imbuh Lucky.
Demi keuntungan berlimpah, pemalsu obat sengaja menyasar kelompok obat penyelamat nyawa (life saving). Selain itu, mereka juga melirik produk farmasi terkait gaya hidup. ”Seperti suplemen atau obat yang mendongkrak gairah dan stamina pria,” tutur Lucky.
Agar tidak Terkecoh
Obat yang paling mahal ialah yang tidak manjur. Anda sepakat dengan pernyataan tersebut? Jika iya, mari tingkatkan kewaspadaan terhadap konsumsi obat palsu. Bagaimana caranya? Tulus Abadi selaku pengurus harian Yayasan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (YLKI) dan Dra Lucky Slamet MSc dari BPOM memberikan tipsnya:
Jangan mudah tergiur dengan khasiat obat. Label atau iklan dengan klaim khasiat muluk seringkali merupakan jebakan yang sengaja dipasang mafia obat palsu. Obat palsu sukar dikenali dari penampakan fisiknya. Uji laboratorium diperlukan untuk mengenali kebenaran kandungan atau bahan aktif obat. Karenanya, dapatkan obat dari sumber yang terpercaya. Obat resep dokter lebih terjamin keamanannya saat ditebus di apotek terdaftar. Kembali konsultasi ke dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau memburuk setelah mengonsumsi obat yang diresepkan. Misalnya, darah tinggi Anda tidak turun meski telah mengikuti anjuran dokter atau rasa sakit tidak reda dengan analgesik yang telah diminum. Buang obat sisa dan rusak kemasannya. Ini akan menghindari penyalahgunaan oleh mafia obat palsu.
source: [http://republika.co.id]
» Baca selengkapnya... »
Hendra yang diabetesi pernah mengalaminya. Ia tergiur dengan harga obat yang lebih murah di toko obat. "Selisihnya dengan di apotek sekitar Rp 20ribu untuk satu dus obat pengontrol kadar gula darah," kenangnya. Hendra mengira perbedaan harga yang signifikan itu sesuatu yang wajar. Sebab, tempat penjualan obat yang didatanginya terletak di kawasan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur. "Sewa tokonya saja pasti lebih murah daripada apotek yang berpendingin ruangan."
Dugaan Hendra keliru. Rupanya, obat tersebut murah lantaran palsu. "Setelah satu minggu mengkonsumsinya, hasil pemeriksaan kadar gula darah saya malah tinggi," keluhnya. Hendra pun mencermati kembali obat yang dibelinya dengan harga lebih murah itu. Ia membandingkannya dengan kemasan obat yang didapatkannya dari apotek. "Nyaris tidak ada perbedaan yang berarti kecuali hurufnya yang lebih kecil," urainya.
Dra Lucky Slamet MSc mengungkapkan obat palsu memang sukar dikenali. Terkadang, kemasan hingga fisik obat terlihat serupa dengan aslinya namun isinya hanya mengandung tepung. "Tetapi, ada juga yang produknya tampak jelas mencurigakan secara fisik," urai deputi bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini.
Lantas, bagaimana cara memastikan keaslian obat? Lucky mengatakan hanya uji laboratorium yang bisa mengungkapkan secara gamblang produk mana yang palsu. "BPOM secara berkala melakukan sampling obat dan membeli secara menyamar untuk menjaring obat palsu yang beredar di masyarakat."
Lantaran sukar mengenali obat palsu, BPOM memberikan tips sederhana bagi masyarakat. Utamanya, konsumen kesehatan diimbau untuk membeli obat resep dokter hanya di apotek yang terdaftar. "Obat asli tidak akan masuk ke rumah obat yang tidak terdaftar," cetus Lucky dalam diskusi media beberapa waktu lalu (22/11) di Jakarta.
Merugikan
Pemalsu melakukan banyak trik dalam mengelabui konsumen obat. Mereka dapat meniru secara persis obat asli lalu menjualnya dengan merek yang sama ataupun mencaplok nama perusahaan farmasi lain. "Mafia obat palsu juga bisa mengurangi kadar zat aktif serta meniadakan atau mengganti zat aktif," ungkap Dr Slamet SH MH Kes.
Obat disebut palsu andaikan memiliki kualitas yang sangat berbeda. Pun, ketika ia menjadi tiruan obat aslinya. "Keberadaan zat aktif sayangnya belum tercakup dalam peraturan menteri kesehatan tentang obat palsu," sesal sekretaris jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini.
Slamet menyatakan obat palsu sangat merugikan masyarakat dan dokter. Obat palsu bisa membuat pasien tidak teredakan keluhannya. "Akibatnya, mereka hilang kepercayaan kepada dokter yang meresepkan." Apa dampak konsumsi obat palsu? Efeknya bisa jadi ringan namun dapat pula mengancam nyawa. "Selama obat yang dipalsukan bukan zat aktifnya maka tidak membahayakan kesehatan," komentar Slamet.
Obat palsu berdampak langsung pada kesehatan orang yang mengonsumsinya. Seperti Hendra yang gagal mengendalikan kadar gula darahnya. "Akan sangat membahayakan kesehatan jika yang dipalsukan adalah zat aktif dari obat keras atau psikotropika," cetus Slamet.
Sementara itu, Parulian Simanjuntak menyatakan obat palsu dapat mendatangkan efek yang beragam tergantung bahan yang dipakai dalam pembuatannya. Pada antibiotik yang kadarnya tidak sesuai, risiko resistensi akan mencuat. "Lalu, pada obat lain dapat menimbulkan kecacatan bahkan kematian," papar ketua International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG).
Parulian tidak dapat mengungkapkan besaran kasus kematian terkait obat palsu. Sebab, datanya memang tidak tersedia. "Kematian akibat obat palsu biasanya tercatat sebagai akibat dari penyakit yang dideritanya." Banyak Dipalsu yakinkah Anda akan keaslian obat yang ada di tangan? Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan, Lucky Slamet, mengimbau masyarakat agar lebih jeli dalam membeli obat. ”Sebab, pemalsuan dapat terjadi baik pada obat paten, generik, obat bebas, maupun obat tradisional.” Prof Dra Arini Setiawati PhD juga mensinyalir hal serupa. Modus para pemalsu terpetakan secara jelas.
”Mereka mengincar obat-obatan yang laris,” tutur kepala Unit Studi Klinis Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini dalam kesempatan berbeda. Obat laris merupakan obat yang dipakai secara berkelanjutan oleh masyarakat. Termasuk didalamnya obat malaria, antiretroviral, anti tuberkulosis, analgesik, dan antibiotik. ”Juga obat hipertensi dan diabetes,” imbuh Lucky.
Demi keuntungan berlimpah, pemalsu obat sengaja menyasar kelompok obat penyelamat nyawa (life saving). Selain itu, mereka juga melirik produk farmasi terkait gaya hidup. ”Seperti suplemen atau obat yang mendongkrak gairah dan stamina pria,” tutur Lucky.
Agar tidak Terkecoh
Obat yang paling mahal ialah yang tidak manjur. Anda sepakat dengan pernyataan tersebut? Jika iya, mari tingkatkan kewaspadaan terhadap konsumsi obat palsu. Bagaimana caranya? Tulus Abadi selaku pengurus harian Yayasan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (YLKI) dan Dra Lucky Slamet MSc dari BPOM memberikan tipsnya:
Jangan mudah tergiur dengan khasiat obat. Label atau iklan dengan klaim khasiat muluk seringkali merupakan jebakan yang sengaja dipasang mafia obat palsu. Obat palsu sukar dikenali dari penampakan fisiknya. Uji laboratorium diperlukan untuk mengenali kebenaran kandungan atau bahan aktif obat. Karenanya, dapatkan obat dari sumber yang terpercaya. Obat resep dokter lebih terjamin keamanannya saat ditebus di apotek terdaftar. Kembali konsultasi ke dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau memburuk setelah mengonsumsi obat yang diresepkan. Misalnya, darah tinggi Anda tidak turun meski telah mengikuti anjuran dokter atau rasa sakit tidak reda dengan analgesik yang telah diminum. Buang obat sisa dan rusak kemasannya. Ini akan menghindari penyalahgunaan oleh mafia obat palsu.
source: [http://republika.co.id]
Mendengar kata herbal, apa yang terlintas di benak Anda? Kendati masyarakat telah turun-temurun memanfaatkannya dalam pengobatan, herbal tetap saja lebih inferior ketimbang obat konvensional. Betulkah ia kurang cespleng?
Menjawab pertanyaan tersebut, ahli herbal, Dr dr Amarullah H Siregar FBIHom DIHom DNMed menyodorkan sejumlah argumentasi ilmiah. Belajar naturopati di Inggris dan Amerika, ia mendapati banyak sekali daun, akar, ataupun benalu tumbuhan yang berkhasiat obat.
"Di lain sisi, seperti yang diumumkan WHO pada awal 2006 lalu, 1035 obat yang telah disetujui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat sepanjang tahun 1989 sampai 2000, tiga perempatnya ternyata tak memiliki makna mengobati."
Di Indonesia, obat dari bahan alami mayoritas masih masuk dalam kelas jamu dan obat herbal terstandar. Baru lima saja yang telah berada di golongan fitofarmaka terbukti memiliki khasiat serupa obat konvensional. "Padahal, hampir semua obat bisa disubstitusi dengan bahan alami," komentar dokter yang mendalami naturopati ini.
Sebut saja, antibiotik. Sesuai namanya, antibiotik berarti antibiota. "Saat dikonsumsi, bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan juga ikut terbunuh," ungkap Amarullah dalam Media Discussion Sehat dengan Herbal yang digelar Deltomed, Rabu (19/5) lalu, di Jakarta.
Ini berarti penggunaan antibiotik malah memunculkan masalah kesehatan yang baru. Orang yang mendapatkan antibiotik jangka panjang otomatis membutuhkan suplemen yang dapat menyuburkan kembali populasi bakteri sahabat saluran cerna. "Kalau ditunggu, ia baru bisa mencapai jumlah yang cukup setelah 48 sampai 54 hari kemudian," kata Amarullah yang juga konsultan homeopathic medicine.
Lalu, sekarang, mari simak bagaimana meniran menjalankan perannya sebagai antibiotik alami. Amarullah menuturkan, meniran pintar mengenali sumber masalah. "Hanya bakteri jahat saja yang ditumpasnya."
Namun, sebetulnya, bukan bahan aktif meniran yang berperang secara langsung. Meniran justru mendorong tubuh untuk bisa menyembuhkan diri sendiri. "Meniran mengaktifkan produksi kelenjar timus di paru-paru dan meningkatkan pasokan sel limfosit T yang berkaitan dengan ketangguhan imunitas hingga mampu mematikan bakteri jahat di tubuh," urai dokter naturopati jebolan Clayton College of Natural Health, Birmingham, Amerika Serikat.
Begitu keluhan hilang, konsumsi meniran bisa dihentikan. Tidak seperti antibiotik konvensional yang memang harus diminum sampai habis sesuai jumlah dan dosis yang diresepkan. "Obat herbal andaikan tak dibutuhkan tubuh akan langsung keluar melalui urine, tidak akan menumpuk di dalam tubuh," urai dokter yang memiliki klinik di Ragunan, Jakarta Selatan, ini.
Lebih lanjut, Amarullah mengajak masyarakat agar mengubah paradigmanya. Berobat bukan cuma menghilangkan gejala yang dikeluhkan. "Carilah kesembuhan dengan melacak akar penyakitnya." Amarullah mencontohkan kasus darah tinggi. Tak bijak jika penyakit ini cuma diredakan atau distabilkan dengan obat. "Akar penyakitnya ada di ginjal dan organ itulah yang mesti dikembalikan vitalitasnya."
Persoalannya, spesialis jantung dan kardiovaskular bukan dokter ginjal. Pasien harus ke dokter lain untuk mendapatkan pengobatan. "Sementara itu, dalam naturopati, ilmu kedokteran ini memperlakukan tubuh manusia sebagai satu kesatuan hingga tidak luput merevitalisasi ginjal pasien darah tinggi," kata Amarullah yang dipercaya menyusun kurikulum mata kuliah naturopati di Indonesia.
Obat herbal, lanjut Amarullah, tersedia juga untuk kondisi akut. Contohnya, obat batuk, pilek, serta radang tenggorokan pada anak. "Sudah tersedia dalam bentuk sirup dengan isi ekstrak jahe, cengkeh, lengkuas, kapulaga, dan kunyit yang berefek antiradang lalu dipermanis dengan madu atau gula aren."
Seiring dengan meredanya batuk, pilek, serta radang tenggorokan, Amarullah mengimbau agar sistem imunitas diperkuat. Untuk itu, antibodi harus digenjot. "Bisa dengan mengonsumsi meniran." Untuk pencegahan serangan batuk pilek berulang, Amarullah memberikan tips sederhana.
Minum saja bandrek. "Bisa juga dengan mencampur setengah serbuk bandrek dengan jahe plus lengkuas ketika terasa suara mulai parau dan bindeng."
source: red: irf/rep: Reiny Dwinanda [http://republika.co.id]
» Baca selengkapnya... »
Menjawab pertanyaan tersebut, ahli herbal, Dr dr Amarullah H Siregar FBIHom DIHom DNMed menyodorkan sejumlah argumentasi ilmiah. Belajar naturopati di Inggris dan Amerika, ia mendapati banyak sekali daun, akar, ataupun benalu tumbuhan yang berkhasiat obat.
"Di lain sisi, seperti yang diumumkan WHO pada awal 2006 lalu, 1035 obat yang telah disetujui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat sepanjang tahun 1989 sampai 2000, tiga perempatnya ternyata tak memiliki makna mengobati."
Di Indonesia, obat dari bahan alami mayoritas masih masuk dalam kelas jamu dan obat herbal terstandar. Baru lima saja yang telah berada di golongan fitofarmaka terbukti memiliki khasiat serupa obat konvensional. "Padahal, hampir semua obat bisa disubstitusi dengan bahan alami," komentar dokter yang mendalami naturopati ini.
Sebut saja, antibiotik. Sesuai namanya, antibiotik berarti antibiota. "Saat dikonsumsi, bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan juga ikut terbunuh," ungkap Amarullah dalam Media Discussion Sehat dengan Herbal yang digelar Deltomed, Rabu (19/5) lalu, di Jakarta.
Ini berarti penggunaan antibiotik malah memunculkan masalah kesehatan yang baru. Orang yang mendapatkan antibiotik jangka panjang otomatis membutuhkan suplemen yang dapat menyuburkan kembali populasi bakteri sahabat saluran cerna. "Kalau ditunggu, ia baru bisa mencapai jumlah yang cukup setelah 48 sampai 54 hari kemudian," kata Amarullah yang juga konsultan homeopathic medicine.
Lalu, sekarang, mari simak bagaimana meniran menjalankan perannya sebagai antibiotik alami. Amarullah menuturkan, meniran pintar mengenali sumber masalah. "Hanya bakteri jahat saja yang ditumpasnya."
Namun, sebetulnya, bukan bahan aktif meniran yang berperang secara langsung. Meniran justru mendorong tubuh untuk bisa menyembuhkan diri sendiri. "Meniran mengaktifkan produksi kelenjar timus di paru-paru dan meningkatkan pasokan sel limfosit T yang berkaitan dengan ketangguhan imunitas hingga mampu mematikan bakteri jahat di tubuh," urai dokter naturopati jebolan Clayton College of Natural Health, Birmingham, Amerika Serikat.
Begitu keluhan hilang, konsumsi meniran bisa dihentikan. Tidak seperti antibiotik konvensional yang memang harus diminum sampai habis sesuai jumlah dan dosis yang diresepkan. "Obat herbal andaikan tak dibutuhkan tubuh akan langsung keluar melalui urine, tidak akan menumpuk di dalam tubuh," urai dokter yang memiliki klinik di Ragunan, Jakarta Selatan, ini.
Lebih lanjut, Amarullah mengajak masyarakat agar mengubah paradigmanya. Berobat bukan cuma menghilangkan gejala yang dikeluhkan. "Carilah kesembuhan dengan melacak akar penyakitnya." Amarullah mencontohkan kasus darah tinggi. Tak bijak jika penyakit ini cuma diredakan atau distabilkan dengan obat. "Akar penyakitnya ada di ginjal dan organ itulah yang mesti dikembalikan vitalitasnya."
Persoalannya, spesialis jantung dan kardiovaskular bukan dokter ginjal. Pasien harus ke dokter lain untuk mendapatkan pengobatan. "Sementara itu, dalam naturopati, ilmu kedokteran ini memperlakukan tubuh manusia sebagai satu kesatuan hingga tidak luput merevitalisasi ginjal pasien darah tinggi," kata Amarullah yang dipercaya menyusun kurikulum mata kuliah naturopati di Indonesia.
Obat herbal, lanjut Amarullah, tersedia juga untuk kondisi akut. Contohnya, obat batuk, pilek, serta radang tenggorokan pada anak. "Sudah tersedia dalam bentuk sirup dengan isi ekstrak jahe, cengkeh, lengkuas, kapulaga, dan kunyit yang berefek antiradang lalu dipermanis dengan madu atau gula aren."
Seiring dengan meredanya batuk, pilek, serta radang tenggorokan, Amarullah mengimbau agar sistem imunitas diperkuat. Untuk itu, antibodi harus digenjot. "Bisa dengan mengonsumsi meniran." Untuk pencegahan serangan batuk pilek berulang, Amarullah memberikan tips sederhana.
Minum saja bandrek. "Bisa juga dengan mencampur setengah serbuk bandrek dengan jahe plus lengkuas ketika terasa suara mulai parau dan bindeng."
source: red: irf/rep: Reiny Dwinanda [http://republika.co.id]
Kaedah Menganalisis Penyakit tanda-tanda yang terdapat pada telapak tangan
Mukadimah
Sesungguhnya jika kita cermati secara lebih mendalam ayat tersebut mengandung rahasia yang sangat besar dan sangat berguna bagi kehidupan manusia, terutama dalam bidang kesehatan (pengobatan). Muka dan Telapak Tangan adalah dua bagian tubuh yang dari keduanya kita bisa mengenali kondisi kesehatan serta penyakit yang diderita oleh orang yang bersangkutan.
Melalui raut muka kita bisa mengenali apakah orang yang bersangkutan dalam keadaan sakit atau sehat. Raut muka juga bisa mengekspresikan karakter seseorang apakah dalam keadaan senang, sedih, gembira atau bahkan tertekan/stress.
Demikian halnya telapak tangan (Sign of Hand) bisa menggambarkan kondisi serta kelainan-kelainan yang terdapat pada organ-organ lain di dalam tubuh manusia. Pada telapak tangan tersimpan seribu rahasia tentang kesehatan manusia.
» Baca selengkapnya... »
Mukadimah
“Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka atau putera-putera mereka atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka atau putera-putera saudara perempuan mereka atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nuur : 31).Dalam ayat tersebut di atas Allah swt melarang para wanita mukmin untuk menampakkan perhiasan (bagian tubuh) nya kecuali perhiasan (bagian tubuh) yang biasa nampak. Menurut Allah swt ada dua bagian tubuh yang boleh ditampakkan oleh seorang wanita yaitu muka dan telapak tangan.
Sesungguhnya jika kita cermati secara lebih mendalam ayat tersebut mengandung rahasia yang sangat besar dan sangat berguna bagi kehidupan manusia, terutama dalam bidang kesehatan (pengobatan). Muka dan Telapak Tangan adalah dua bagian tubuh yang dari keduanya kita bisa mengenali kondisi kesehatan serta penyakit yang diderita oleh orang yang bersangkutan.
Melalui raut muka kita bisa mengenali apakah orang yang bersangkutan dalam keadaan sakit atau sehat. Raut muka juga bisa mengekspresikan karakter seseorang apakah dalam keadaan senang, sedih, gembira atau bahkan tertekan/stress.
Demikian halnya telapak tangan (Sign of Hand) bisa menggambarkan kondisi serta kelainan-kelainan yang terdapat pada organ-organ lain di dalam tubuh manusia. Pada telapak tangan tersimpan seribu rahasia tentang kesehatan manusia.
TEKNIK DIAGNOSIS PENYAKIT MELALUI TELAPAK TANGAN
Analisis telapak tangan “The Sign of Hand ” telah lama digunakan oleh bangsa Yunani sejak ribuan tahun yang lalu. Itulah sebabnya analisis telapak tangan merupakan salah satu bentuk analisis yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh seorang Herbalis ketika hendak merawat penyakit pasien yang berobat kepadanya.
Tangan merupakan bagian saraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Di antara bagian-bagian tangan yang bisa menunjukkan keadaan suatu penyakit yang berlaku pada manusia adalah; telapak tangan bagian atas, punggung tangan, semua jari (mulai dari kelingking hingga ibu jari), ruas-ruas jari bagian atas dan kuku. Pengamatan pada telapak tangan adalah menyangkut perubahan warna dan perubahan fisik (biasanya bengkok ke kiri/kekanan/ke hadapan).
Pembahasan di fokuskan pada permasalahan atau penyakit yang kemungkinan di derita oleh pasien. Berikut adalah pembahasan terinci dari berbagai penyakit, dimulai dari pengertian/masalah penyakit, tanda-tanda yang dapat dilihat pada telapak tangan, simptom (gejala)nya sampai dengan sediaan produk-produk K-LINK untuk mengatasi permasalahan yang ada.
1. Masalah Kolon (Sembelit)
Penyakit bersumber dari masalah usus besar (kolon), dan sembelit merupakan masalah yang paling utama. Tanda-tanda di tangan pasien untuk masalah sembelit dan permasalahan kolon lainnya adalah sebagai berikut :
A. Garis-garis ruas jari-jari pada punggung tangan berwarna gelap, semakin gelap warnanya mengindikasikan semakin parah permasalahan sembelitnya.
B. Garis-garis yang ada pada telapak tangan dan ruas seluruh jari berwarna gelap, semakin gelap warnanya mengindikasikan semakin parah permasalahan sembelitnya.
C. Terdapat bayangan kehitaman secara keseluruhan dari telapak tangan, menandakan lebih kronik dari garis-garis berwarna gelap di ruas jari-jari.
D. Apabila jari telunjuk dan jari tengah direntangkan terasa sakit, maka mengindikasikan juga adanya masalah sembelit.
E. Permasalahan usus besar lainnya dapat dilihat pada keadaan ibu jari (jempol) yang bengkok.
F. Jari telunjuk bengkok juga mengindikasikan adanya permasalahan pada usus besar.
Simptom dari sembelit adalah sebagai berikut :
a) Najis dikeluarkan melebihi 14 Jam (>14 Jam).
b) Najis keluar seperti odol (pasta gigi).
c) Buang Air Besar (BAB) sering (tiap hari) tapi tak cukup kadarnya.
d) Buang Air Besar (BAB) sering (tiap hari) tapi tak keluar habis.
e) Terjadi kekurangan air dalam badan (kurang air minum).
f) Selalu Mengantuk.
g) Buang Air Besar selang satu hari atau bahkan selang dua hari.
h) Buang Air Besar mencret, menandakan sembelit yang parah.
Jika terjadi keadaan sembelit yang sangat parah, dapat ditherapy dengan K-AyuLax. K-AyuLax adalah kombinasi herbal yang berfungsi membersihkan usus besar, sehingga membebaskan seseorang dari sembelit. Selain itu K-AyuLax juga membuang zat-zat toksin dari usus besar. K-AyuLax dapat diperoleh klik disini. Sembelit adalah sebuah permasalahan (sumber penyakit), namun wujudnya berupa penyakit-penyakit degeneratif seperti kencing manis, darah tinggi, asam urat, dan sebagainya.
2. Masalah Angin
Masalah angin tak bisa dipisahkan dengan masalah sembelit. Tanda-tanda di tangan pasien untuk masalah angin adalah terdapat bintik-bintik putih di telapak tangan berwarna kemerah-merahan. Ada dua kemungkinan, jika dasar telapak tangan berwarna merah maka bintik-bintik berwarna putih. Dan sebaliknya jika dasar telapak tangan berwarna putih maka bintik-bintik berwarna merah. Hal ini diakibatkan oleh gas yang berlebihan. Simptom dari masalah angin adalah cepat marah/emosi; darah keluar lebih kental bila di bekam; suara tinggi dan pandangan tajam. Masalah angin ini terkait dengan masalah kolesterol.
3. Masalah Fikiran (Stress)
Alam fikiran menguasai 50% kesehatan pasien. Dalam keadaan tertekan (stress) yang berterusan tubuh akan mengeluarkan hormon steroid yang dapat melemahkan sistim imunity. Tanda-tanda di tangan pasien stress adalah terdapat urat-urat biru/hijau pergelangan tangan, telapak tangan dan disepanjang jari-jari serta sangat terlihat jelas di betis kaki. Simptom dari stress adalah terlalu sedih, cepat marah/emosi, tidak nyenyak tidur dan terasa migrain. Masalah stress ini ada hubungannya dengan masalah jantung, paru-paru, dan kekurangan vitamin C.
4. Masalah Jantung
Masalah jantung tidak identik dengan penyakit jantung. Masalah jantung maksudnya adalah terdapat gangguan–gangguan pada organ jantung. Berlakunya arteriklorosis (penyumbatan arteri) adalah dikarenakan terjadinya kondisi stress yang berkepanjangan. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami gangguan jantung adalah sebagai berikut :
a) Jari kelingking yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ dalam jantung.
b) Jari Tengah yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ pembungkus jantung.
c) Tapak tangan berpeluh/berkeringat menandakan seseorang mengalami gangguan pada jantung, paru-paru, sesak nafas dan stress.
d) Kuku bergelombang juga mengindikasikan adanya permasalahan jantung.
Simptom dari masalah jantung adalah dada kiri terasa sakit, kebas pada jari-jari, nyeri seperti di tusuk, mudah terperanjat, berdebar-debar, tidak lelap/sukar tidur. Masalah ini ada hubungannya dengan masalah kolesterol atau tingginya kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dalam tubuh.
5. Masalah Kolesterol
Masalah kolesterol hampir menimpa kebanyakan penduduk yang tinggal di wilayah pesisir pantai, yang diakibatkan oleh pola diet/makan. Masalah kolesterol sangat terkait erat dengan masalah jantung dan kardiovaskular. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan kolesterol ini adalah sebagai berikut :
a) Ruas ujung jari-jari berwarna lebih merah / lebih gelap dari ruas jari di bawahnya. Semakin gelap warnanya menandakan kadar kolesterol di tubuh makin tinggi.
b) Telapak tangan berwarna merah, terlihat bengkak dan terdapat urat berwarna biru.
Simptom dari masalah kolesterol adalah masalah emosi atau cepat marah. Masalah kolesterol terkait erat dengan masalah sembelit, masalah angin.
6. Masalah Alergi/Sinusitis
Masalah Alergi/Sinusitis hampir menimpa kebanyakan penduduk Asia. Masalah ini biasanya dikaitkan dengan masalah paru-paru (pernafasan) atau asma. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan ini adalah terdapat urat-urat berwarna biru/kehijau-hijauan pada perut telapak tangan di bagian bawah ibu jari. Ibu Jari bagian atas kempot, juga menandakan berlakunya masalah sinusitis.
Simptom dari masalah Alergi/Sinusitis adalah bersin-bersin, terutama di waktu pagi, rambut rontok, mata gatal, kaki pegal-pegal, cepat lelah, asma. Jika kondisi ini berkepanjangan maka akan menimbulkan masalah keputihan bagi perempuan, atau bawasir bagi laki-laki.
7. Masalah Inbalance Hormon (ketidakseimbangan Hormon)
Masalah inbalance hormon atau ketidak seimbangan hormon dapat menyebabkan berlakunya masalah berkurangnya keinginan seks (tapi tak identik dengan impotensi), masalah di rahim/peranakan. Masalah ini biasanya berlanjut pada masalah Tiroid, Ovarium, Prostat, Uterus, Fibroid (kista), Endrometris, dan Kanker Rahim.
Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan inbalance hormon adalah :
a) Telapak tangan berwarna pucat merah, terdapat urat berwarna biru dan terlihat sangat mencolok.
b) Telapak tangan licin/kesat dan kulit telapak tangan kering.
c) Terdapat bulan sabit terbalik hanya di kuku ibu jari menandakan hormon dalam keadaan balance. Sebaliknya apabila bulan sabit terbalik tersebut ada disemua kuku, atau ada di kuku-kuku lain selain ibu jari, maka menandakan terdapat masalah in balance hormon.
d) Jari Kelingking kempot menandakan berkurangnya kemampuan seks.
e) Ibu jari bengkok menandakan masalah kesuburan yang rendah.
Simptom dari masalah in balance hormon adalah berkurangnya keinginan seks, perasaan rendah diri, kemurungan yang mendalam, bahkan depresi.
8. Masalah Wanita (Rahim dan Uterus)
Masalah wanita yang banyak dialami adalah masalah rahim jatuh (prolapsus), keputihan, senggugut, fibroid, endrometrosis. Masalah wanita ini apabila berkepanjangan akan menyebabkan terjadinya kanker rahim.
Beberapa kondisi yang menyebabkan seorang wanita mudah terserang kanker :
a) Datang darah haid pada usia dibawah 10 tahun.
b) Berhenti darah haid pada usia di atas 50 tahun.
c) Tidak melahirkan anak.
d) Melahirkan anak pada usia 35 tahun terutama anak sulung.
e) Tidak menyusui anak.
f) Pernah menderita kanker jinak (kista/tumor).
g) Memiliki garis keturunan terserang kanker.
h) Pengguna Pil Kesuburan (Hormon) ataupun KB.
Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan wanita ini adalah :
a) Jari kelingking meruncing/menirus menandakan masalah rahim/peranakan.
b) Jari Kelingking bengkok bagian atasnya saja menandakan rahim jatuh (prolapsus), jika berkelanjutan akan mengarah pada permasalahan kista/tumor.
9. Masalah Buah Pinggang (Ginjal)
Masalah buah pinggang yang banyak dialami adalah masalah pegal-pegal di pinggang, kencing tak tuntas, menahan kencing, batu karang/ginjal, kencing tak keluar (edena), kencing darah, dan lain sebagainya. Masalah Ginjal ada kaitannya dengan masalah hati dan jantung. Perlu diketahui bahwa kondisi kerusakan ginjal tidak melebihi 25% belum memberikan kesan sakit pada pasien. Apabila seorang Ayah/Ibu telah mengalami masalah ginjal, maka berdasarkan penelitian di Malaysia sekitar 60% anak yang dilahirkan akan mewarisi masalah ginjal tersebut.
Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan ginjal ini adalah :
a) Ruas pertama dari seluruh jari –jari terlihat buncit/bengkak air.
b) Ruas pertama jari telunjuk berkerut-kerut/keriput, menandakan kurang air atau sering menahan air kencing, biasanya juga terlihat kelopak mata berwarna hitam.
c) Terasa sakit di tiga jari (ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah).
d) Ujung-ujung jari relatif tidak meruncing menandakan seseorang mengalami masalah ginjal, untuk wanita biasanya letak rahim tidak pada tempatnya.
e) Mata kaki bengkak atau mata bergelambir menandakan ada masalah ginjal dan jantung.
f) Ruas ujung jari-jari bengkok ke dalam menandakan adanya masalah batu karang/ginjal dan gout/asam urat.
Simptom dari masalah ginjal adalah sakit di pinggang, obesitas, kebas ujung jari.
10. Masalah Lainnya
Selain tanda-tanda seperti yang diuraikan di atas, masih terdapat tanda-tanda lain yang bisa di lihat di telapak tangan, diantaranya adalah :
a) Apabila kuku bergelombang, strik (bergaris-2) dan telapak tangan keras/terdapat benjolan, ini menandakan keracunan/toksid heavy metal (logam berat).
b) Bawah mata dan telapak tangan terlihat pucat, banyak bintik-bintik putih dan urat berwarna biru tersebar merata menandakan seseorang mengalami masalah tekanan darah rendah atau anemia. Kondisi ini juga dapat di lihat jika kuku ditekan beberapa saat sampai berwarna putih, dan perlu waktu yang lama untuk kembali kekeadaan normal.
c) Adanya garisan di tepi perut ibu jari, terlihat bergetar berwarna biru/hijau, ini menandakan adanya masalah tiroid atau masalah gastric/maag (angin dalam usus). Simptomnya adalah jika letih/lapar terasa sakit di ulu hati.
d) Mata minus atau pernah mengalami kecelakaan (accident), dapat dilihat juga pada ujung jari kelingking yang bengkok.
e) Tanda kadar gula yang tinggi dapat dilihat di punggung jari-jari pas di bawah kuku, semakin gelap warnanya maka semakin tinggi kadar gulanya.
f) Kuku berwarna agak kemerah-merahan (pink) menunjukan seseorang mudah bingung.
g) Kuku bergelombang menunjukan kelainan (gangguan) pada hati.
h) Kuku bergaris menunjukan kelainan (gangguan pada ginjal).
11. Masalah Daya Tahan Tubuh (Sistim Imunity)
Dari keseluruhan tanda-tanda yang dijelaskan diatas, adalah baru sebatas indikasi adanya permasalahan pada organ yang bersangkutan. Permasalahan tersebut akan terwujud pada pasien apabila sistim imunity tubuhnya dalam keadaan menurun/rendah.
Tanda-tanda system imunity rendah adalah :
a) Ujung Jari manis terlihat bengkok mengindikasikan menurunnya sistim imunity. Selain itu juga terdapat masalah pada usus kecil dan usus 12 jari (masalah pencernaan). Ini ada kaitanya juga dengan masalah empedu, ulu hati dan maag.
b) Telapak tangan berwama hitam legam menandakan kondisi daya tahan tubuh lemah dan jelek.
c) Telapak tangan cekung atau berlopak (cukup dalam) menandakan sistim imunity yang rendah, juga menandakan adanya ganguan pada saraf dalaman. Jika diiringi rasa sakit di pundak/belikat, maka pada wanita ada kaitannya dengan rahim/peranakan. Jika pria ada kaitannya dengan tenaga hayat.
Contoh kasus berlakunya keadaan penyakit yang melibatkan keadaan telapak tangan cekung :
a) Pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun, jika memiliki telapak tangan yang cekung, ruas jari pertama buncit, adanya sembelit, warna telapak tangan kemerahan dan lembab, maka dapat dipastikan pasien tersebut telah mengidap kencing manis (diabetes).
b) Pada pasien wanita dewasa, yang memiliki telapak tangan yang cekung, dan juga mengalami gangguan pada hormon tiroid, telapak tangan kepucat-pucatan/kebiru-biruan, masalah angin yang kronik, masalah alergi maka dapat dipastikan pasien ini telah mengidap penyakit keputihan, fibroid dan endrometriosis.
c) Ujung jari tengah bengkok, terdapat bintik-bintik putih, telapak tangan licin, gemuk dan berkeringat, menandakan seseorang mengidap stroke/koleps.
Tangan merupakan bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Diantara bagian-bagian telapak tangan yang menunjukkan penyakit, telapak tangan bagian atas, punggung telapak tangan, semua jari, ruas-ruas jari bagian atas dan kuku.
Beberapa diagnosa penyakit yang dapat dilakukan adalah :
Sembelit (metode ini sulit dilakukan pada petani/pekerja yang menggunakan cangkul)
Sembelit dapat dilihat pada bagian jari tapak tangan atau bagian belakang jari tangan , yaitu :
- Bagian belakang terlihat garis kulit sendi berwarna gelap.
- Bagian tapak tangan terlihat garis2 berwarna lebih gelap.
Keadaan usus dapat diperlihatkan pada jari jempol, pasien diminta membuat tanda istimewa (dengan jari jempol ditegakkan).
Bila terlihat jari jempol bengkok ini berarti ada masalah usus/sembelit atau masalah pencernaan.
Terlihat perubahan fisik dari jari telunjuk berupa Bengkok atau melengkung.
Bila jari manis ada perubahan fisik (bengkok/melengkung), ini tanda kelainan di usus kecil/lambung, dengan gejala : muntah-muntah atau pedih didaerah perut.
Gejala sembelit :
- Najis dikeluarkan lebih dari 14 jam.
- Buang air besar (BAB) tiap hari tapi tak cukup kadarnya.
- Selalu mengantuk.
- Terjadi kurang air minum.
- Diare menandakan sambelit yang parah.
Stress :
- Tanda-tanda pada tangan pasien: Terdapat urat-urat biru/hijau dipergelangan tangan, telapak tangan dan disepanjang jari-jari serta terlihat jelas dibetis kaki.
- Gejala dari strees : terlalu sedih, cepat marah/emosi, tidak nyenyak tidur dan terasa migrain.
Masalah Jantung :
- Jari tengah abnormal (sebelah kiri bengkok ke kanan, sebelah kanan bengkok ke kiri).
- Tangan berkeringat.
- Kuku bergelombang, cepat letih,berdebar-debar
Kolesterol
Pada bagian tapak tangan bagian ujung jari-jari terlihat berwarna lebih merah dari tapak tangan. Ini tanda adanya Kolesterol tinggi.
Alergi atau Sinus
Terlihat warna biru pada bagian paling bawah telapak tangan yang terletak dibawah jempol. Bila ada tanda kebiruan ini adalah gambaran bahwa orang tersebut menderita sinus/alergi/resdung.
Gejala :
- Bersin-bersin terutama diwaktu pagi.
- Rambut rontok.
- Mata gatal.
- Kaki pegal-pegal.
- Cepat lelah.
- Asma.
Imbalance Hormon :
- Tapak tangan berpeluh.
- Senggugut.
- Darah haid tidak teratur.
- Masalah keputihan.
- Tiroid.
- Gangguan tidur.
Imbalance Hormon
Terdapat bulan sabit terbalik hanya terdapat dikuku ibu jari, menandakan hormon dalam keadaan seimbang. Sebaliknya apabila bulan sabit tersebut ada di semua kuku atau ada dikuku lain selain ibu jari, maka menandakan terdapat masalah ketidakseimbangan hormon. Jari kelingking kempot menandakan berkurangnya kemampuan seks. Ibu jari bengkok menandakan masalah kesuburan yang rendah.
Masalah Rahim :
- Jari kelingking meruncing
- Masalah senggugut
- Darah haid tak teratur
- Masalah keputihan
- Otot rahim lemah
Tanda pada tangan :
- Jari kelingking meruncing/menirus menandakan maslah rahim/peranakan.
- Jari kelingking bengkok bagian atasnya saja menandakan rahim jatuh (prolapsus), jika berkelanjutan akan mengarah pada permasalahan tumor.
Masalah Buah Pinggang :
- Ruas jari di bahagian bawah membuncit.
- Edema(sembab air).
- Sakit di tulang belakang & pinggang.
Kebas :
Bila berkerut tanda kurang air
Tanda-tanda :
- Ruas pertama dari seluruh jari terlihat kembung/bengkak air.
- Ruas pertama jari telunjuk keriput, menandakan kurang air atau sering menahan kencing, biasanya juga terlihat kelopak mata berwarna hitam.
- Terasa sakit di tiga jari (ibu jari,jari telunjuk,jari tengah).
- Ujung-ujung jari relatif tidak meruncing menandakan seseorang mengalami masalah ginjal, untuk wanita biasanya letak rahim tidak pada tempatnya.
- Mata kaki bengkok atau mata berkantung, menandakan adanya masalah ginjal dan jantung.
- Ruas ujung jari-jari bengkok kedalam, menandakan adanya masalah batu ginjal atau asam urat.
Asam Urat :
- Ujung jari ke depan.
- Batu karang baru berpasir.
- Berwarna merah di hempedu (kolesterol)
- Membuncit di ruas bawah batu karang di buah pinggang.
Analisis telapak tangan “The Sign of Hand ” telah lama digunakan oleh bangsa Yunani sejak ribuan tahun yang lalu. Itulah sebabnya analisis telapak tangan merupakan salah satu bentuk analisis yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh seorang Herbalis ketika hendak merawat penyakit pasien yang berobat kepadanya.
Tangan merupakan bagian saraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Di antara bagian-bagian tangan yang bisa menunjukkan keadaan suatu penyakit yang berlaku pada manusia adalah; telapak tangan bagian atas, punggung tangan, semua jari (mulai dari kelingking hingga ibu jari), ruas-ruas jari bagian atas dan kuku. Pengamatan pada telapak tangan adalah menyangkut perubahan warna dan perubahan fisik (biasanya bengkok ke kiri/kekanan/ke hadapan).
Pembahasan di fokuskan pada permasalahan atau penyakit yang kemungkinan di derita oleh pasien. Berikut adalah pembahasan terinci dari berbagai penyakit, dimulai dari pengertian/masalah penyakit, tanda-tanda yang dapat dilihat pada telapak tangan, simptom (gejala)nya sampai dengan sediaan produk-produk K-LINK untuk mengatasi permasalahan yang ada.
1. Masalah Kolon (Sembelit)
Penyakit bersumber dari masalah usus besar (kolon), dan sembelit merupakan masalah yang paling utama. Tanda-tanda di tangan pasien untuk masalah sembelit dan permasalahan kolon lainnya adalah sebagai berikut :
A. Garis-garis ruas jari-jari pada punggung tangan berwarna gelap, semakin gelap warnanya mengindikasikan semakin parah permasalahan sembelitnya.
B. Garis-garis yang ada pada telapak tangan dan ruas seluruh jari berwarna gelap, semakin gelap warnanya mengindikasikan semakin parah permasalahan sembelitnya.
C. Terdapat bayangan kehitaman secara keseluruhan dari telapak tangan, menandakan lebih kronik dari garis-garis berwarna gelap di ruas jari-jari.
D. Apabila jari telunjuk dan jari tengah direntangkan terasa sakit, maka mengindikasikan juga adanya masalah sembelit.
E. Permasalahan usus besar lainnya dapat dilihat pada keadaan ibu jari (jempol) yang bengkok.
F. Jari telunjuk bengkok juga mengindikasikan adanya permasalahan pada usus besar.
Simptom dari sembelit adalah sebagai berikut :
a) Najis dikeluarkan melebihi 14 Jam (>14 Jam).
b) Najis keluar seperti odol (pasta gigi).
c) Buang Air Besar (BAB) sering (tiap hari) tapi tak cukup kadarnya.
d) Buang Air Besar (BAB) sering (tiap hari) tapi tak keluar habis.
e) Terjadi kekurangan air dalam badan (kurang air minum).
f) Selalu Mengantuk.
g) Buang Air Besar selang satu hari atau bahkan selang dua hari.
h) Buang Air Besar mencret, menandakan sembelit yang parah.
Jika terjadi keadaan sembelit yang sangat parah, dapat ditherapy dengan K-AyuLax. K-AyuLax adalah kombinasi herbal yang berfungsi membersihkan usus besar, sehingga membebaskan seseorang dari sembelit. Selain itu K-AyuLax juga membuang zat-zat toksin dari usus besar. K-AyuLax dapat diperoleh klik disini. Sembelit adalah sebuah permasalahan (sumber penyakit), namun wujudnya berupa penyakit-penyakit degeneratif seperti kencing manis, darah tinggi, asam urat, dan sebagainya.
2. Masalah Angin
Masalah angin tak bisa dipisahkan dengan masalah sembelit. Tanda-tanda di tangan pasien untuk masalah angin adalah terdapat bintik-bintik putih di telapak tangan berwarna kemerah-merahan. Ada dua kemungkinan, jika dasar telapak tangan berwarna merah maka bintik-bintik berwarna putih. Dan sebaliknya jika dasar telapak tangan berwarna putih maka bintik-bintik berwarna merah. Hal ini diakibatkan oleh gas yang berlebihan. Simptom dari masalah angin adalah cepat marah/emosi; darah keluar lebih kental bila di bekam; suara tinggi dan pandangan tajam. Masalah angin ini terkait dengan masalah kolesterol.
3. Masalah Fikiran (Stress)
Alam fikiran menguasai 50% kesehatan pasien. Dalam keadaan tertekan (stress) yang berterusan tubuh akan mengeluarkan hormon steroid yang dapat melemahkan sistim imunity. Tanda-tanda di tangan pasien stress adalah terdapat urat-urat biru/hijau pergelangan tangan, telapak tangan dan disepanjang jari-jari serta sangat terlihat jelas di betis kaki. Simptom dari stress adalah terlalu sedih, cepat marah/emosi, tidak nyenyak tidur dan terasa migrain. Masalah stress ini ada hubungannya dengan masalah jantung, paru-paru, dan kekurangan vitamin C.
4. Masalah Jantung
Masalah jantung tidak identik dengan penyakit jantung. Masalah jantung maksudnya adalah terdapat gangguan–gangguan pada organ jantung. Berlakunya arteriklorosis (penyumbatan arteri) adalah dikarenakan terjadinya kondisi stress yang berkepanjangan. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami gangguan jantung adalah sebagai berikut :
a) Jari kelingking yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ dalam jantung.
b) Jari Tengah yang bengkok mengindikasikan adanya permasalahan pada organ pembungkus jantung.
c) Tapak tangan berpeluh/berkeringat menandakan seseorang mengalami gangguan pada jantung, paru-paru, sesak nafas dan stress.
d) Kuku bergelombang juga mengindikasikan adanya permasalahan jantung.
Simptom dari masalah jantung adalah dada kiri terasa sakit, kebas pada jari-jari, nyeri seperti di tusuk, mudah terperanjat, berdebar-debar, tidak lelap/sukar tidur. Masalah ini ada hubungannya dengan masalah kolesterol atau tingginya kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dalam tubuh.
5. Masalah Kolesterol
Masalah kolesterol hampir menimpa kebanyakan penduduk yang tinggal di wilayah pesisir pantai, yang diakibatkan oleh pola diet/makan. Masalah kolesterol sangat terkait erat dengan masalah jantung dan kardiovaskular. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan kolesterol ini adalah sebagai berikut :
a) Ruas ujung jari-jari berwarna lebih merah / lebih gelap dari ruas jari di bawahnya. Semakin gelap warnanya menandakan kadar kolesterol di tubuh makin tinggi.
b) Telapak tangan berwarna merah, terlihat bengkak dan terdapat urat berwarna biru.
Simptom dari masalah kolesterol adalah masalah emosi atau cepat marah. Masalah kolesterol terkait erat dengan masalah sembelit, masalah angin.
6. Masalah Alergi/Sinusitis
Masalah Alergi/Sinusitis hampir menimpa kebanyakan penduduk Asia. Masalah ini biasanya dikaitkan dengan masalah paru-paru (pernafasan) atau asma. Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan ini adalah terdapat urat-urat berwarna biru/kehijau-hijauan pada perut telapak tangan di bagian bawah ibu jari. Ibu Jari bagian atas kempot, juga menandakan berlakunya masalah sinusitis.
Simptom dari masalah Alergi/Sinusitis adalah bersin-bersin, terutama di waktu pagi, rambut rontok, mata gatal, kaki pegal-pegal, cepat lelah, asma. Jika kondisi ini berkepanjangan maka akan menimbulkan masalah keputihan bagi perempuan, atau bawasir bagi laki-laki.
7. Masalah Inbalance Hormon (ketidakseimbangan Hormon)
Masalah inbalance hormon atau ketidak seimbangan hormon dapat menyebabkan berlakunya masalah berkurangnya keinginan seks (tapi tak identik dengan impotensi), masalah di rahim/peranakan. Masalah ini biasanya berlanjut pada masalah Tiroid, Ovarium, Prostat, Uterus, Fibroid (kista), Endrometris, dan Kanker Rahim.
Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan inbalance hormon adalah :
a) Telapak tangan berwarna pucat merah, terdapat urat berwarna biru dan terlihat sangat mencolok.
b) Telapak tangan licin/kesat dan kulit telapak tangan kering.
c) Terdapat bulan sabit terbalik hanya di kuku ibu jari menandakan hormon dalam keadaan balance. Sebaliknya apabila bulan sabit terbalik tersebut ada disemua kuku, atau ada di kuku-kuku lain selain ibu jari, maka menandakan terdapat masalah in balance hormon.
d) Jari Kelingking kempot menandakan berkurangnya kemampuan seks.
e) Ibu jari bengkok menandakan masalah kesuburan yang rendah.
Simptom dari masalah in balance hormon adalah berkurangnya keinginan seks, perasaan rendah diri, kemurungan yang mendalam, bahkan depresi.
8. Masalah Wanita (Rahim dan Uterus)
Masalah wanita yang banyak dialami adalah masalah rahim jatuh (prolapsus), keputihan, senggugut, fibroid, endrometrosis. Masalah wanita ini apabila berkepanjangan akan menyebabkan terjadinya kanker rahim.
Beberapa kondisi yang menyebabkan seorang wanita mudah terserang kanker :
a) Datang darah haid pada usia dibawah 10 tahun.
b) Berhenti darah haid pada usia di atas 50 tahun.
c) Tidak melahirkan anak.
d) Melahirkan anak pada usia 35 tahun terutama anak sulung.
e) Tidak menyusui anak.
f) Pernah menderita kanker jinak (kista/tumor).
g) Memiliki garis keturunan terserang kanker.
h) Pengguna Pil Kesuburan (Hormon) ataupun KB.
Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan wanita ini adalah :
a) Jari kelingking meruncing/menirus menandakan masalah rahim/peranakan.
b) Jari Kelingking bengkok bagian atasnya saja menandakan rahim jatuh (prolapsus), jika berkelanjutan akan mengarah pada permasalahan kista/tumor.
9. Masalah Buah Pinggang (Ginjal)
Masalah buah pinggang yang banyak dialami adalah masalah pegal-pegal di pinggang, kencing tak tuntas, menahan kencing, batu karang/ginjal, kencing tak keluar (edena), kencing darah, dan lain sebagainya. Masalah Ginjal ada kaitannya dengan masalah hati dan jantung. Perlu diketahui bahwa kondisi kerusakan ginjal tidak melebihi 25% belum memberikan kesan sakit pada pasien. Apabila seorang Ayah/Ibu telah mengalami masalah ginjal, maka berdasarkan penelitian di Malaysia sekitar 60% anak yang dilahirkan akan mewarisi masalah ginjal tersebut.
Tanda-tanda di tangan pasien yang mengalami permasalahan ginjal ini adalah :
a) Ruas pertama dari seluruh jari –jari terlihat buncit/bengkak air.
b) Ruas pertama jari telunjuk berkerut-kerut/keriput, menandakan kurang air atau sering menahan air kencing, biasanya juga terlihat kelopak mata berwarna hitam.
c) Terasa sakit di tiga jari (ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah).
d) Ujung-ujung jari relatif tidak meruncing menandakan seseorang mengalami masalah ginjal, untuk wanita biasanya letak rahim tidak pada tempatnya.
e) Mata kaki bengkak atau mata bergelambir menandakan ada masalah ginjal dan jantung.
f) Ruas ujung jari-jari bengkok ke dalam menandakan adanya masalah batu karang/ginjal dan gout/asam urat.
Simptom dari masalah ginjal adalah sakit di pinggang, obesitas, kebas ujung jari.
10. Masalah Lainnya
Selain tanda-tanda seperti yang diuraikan di atas, masih terdapat tanda-tanda lain yang bisa di lihat di telapak tangan, diantaranya adalah :
a) Apabila kuku bergelombang, strik (bergaris-2) dan telapak tangan keras/terdapat benjolan, ini menandakan keracunan/toksid heavy metal (logam berat).
b) Bawah mata dan telapak tangan terlihat pucat, banyak bintik-bintik putih dan urat berwarna biru tersebar merata menandakan seseorang mengalami masalah tekanan darah rendah atau anemia. Kondisi ini juga dapat di lihat jika kuku ditekan beberapa saat sampai berwarna putih, dan perlu waktu yang lama untuk kembali kekeadaan normal.
c) Adanya garisan di tepi perut ibu jari, terlihat bergetar berwarna biru/hijau, ini menandakan adanya masalah tiroid atau masalah gastric/maag (angin dalam usus). Simptomnya adalah jika letih/lapar terasa sakit di ulu hati.
d) Mata minus atau pernah mengalami kecelakaan (accident), dapat dilihat juga pada ujung jari kelingking yang bengkok.
e) Tanda kadar gula yang tinggi dapat dilihat di punggung jari-jari pas di bawah kuku, semakin gelap warnanya maka semakin tinggi kadar gulanya.
f) Kuku berwarna agak kemerah-merahan (pink) menunjukan seseorang mudah bingung.
g) Kuku bergelombang menunjukan kelainan (gangguan) pada hati.
h) Kuku bergaris menunjukan kelainan (gangguan pada ginjal).
11. Masalah Daya Tahan Tubuh (Sistim Imunity)
Dari keseluruhan tanda-tanda yang dijelaskan diatas, adalah baru sebatas indikasi adanya permasalahan pada organ yang bersangkutan. Permasalahan tersebut akan terwujud pada pasien apabila sistim imunity tubuhnya dalam keadaan menurun/rendah.
Tanda-tanda system imunity rendah adalah :
a) Ujung Jari manis terlihat bengkok mengindikasikan menurunnya sistim imunity. Selain itu juga terdapat masalah pada usus kecil dan usus 12 jari (masalah pencernaan). Ini ada kaitanya juga dengan masalah empedu, ulu hati dan maag.
b) Telapak tangan berwama hitam legam menandakan kondisi daya tahan tubuh lemah dan jelek.
c) Telapak tangan cekung atau berlopak (cukup dalam) menandakan sistim imunity yang rendah, juga menandakan adanya ganguan pada saraf dalaman. Jika diiringi rasa sakit di pundak/belikat, maka pada wanita ada kaitannya dengan rahim/peranakan. Jika pria ada kaitannya dengan tenaga hayat.
Contoh kasus berlakunya keadaan penyakit yang melibatkan keadaan telapak tangan cekung :
a) Pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun, jika memiliki telapak tangan yang cekung, ruas jari pertama buncit, adanya sembelit, warna telapak tangan kemerahan dan lembab, maka dapat dipastikan pasien tersebut telah mengidap kencing manis (diabetes).
b) Pada pasien wanita dewasa, yang memiliki telapak tangan yang cekung, dan juga mengalami gangguan pada hormon tiroid, telapak tangan kepucat-pucatan/kebiru-biruan, masalah angin yang kronik, masalah alergi maka dapat dipastikan pasien ini telah mengidap penyakit keputihan, fibroid dan endrometriosis.
c) Ujung jari tengah bengkok, terdapat bintik-bintik putih, telapak tangan licin, gemuk dan berkeringat, menandakan seseorang mengidap stroke/koleps.
Tangan merupakan bagian syaraf yang paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat pada tangan. Diantara bagian-bagian telapak tangan yang menunjukkan penyakit, telapak tangan bagian atas, punggung telapak tangan, semua jari, ruas-ruas jari bagian atas dan kuku.
Beberapa diagnosa penyakit yang dapat dilakukan adalah :
Sembelit (metode ini sulit dilakukan pada petani/pekerja yang menggunakan cangkul)
Sembelit dapat dilihat pada bagian jari tapak tangan atau bagian belakang jari tangan , yaitu :
- Bagian belakang terlihat garis kulit sendi berwarna gelap.
- Bagian tapak tangan terlihat garis2 berwarna lebih gelap.
Keadaan usus dapat diperlihatkan pada jari jempol, pasien diminta membuat tanda istimewa (dengan jari jempol ditegakkan).
Bila terlihat jari jempol bengkok ini berarti ada masalah usus/sembelit atau masalah pencernaan.
Terlihat perubahan fisik dari jari telunjuk berupa Bengkok atau melengkung.
Bila jari manis ada perubahan fisik (bengkok/melengkung), ini tanda kelainan di usus kecil/lambung, dengan gejala : muntah-muntah atau pedih didaerah perut.
Gejala sembelit :
- Najis dikeluarkan lebih dari 14 jam.
- Buang air besar (BAB) tiap hari tapi tak cukup kadarnya.
- Selalu mengantuk.
- Terjadi kurang air minum.
- Diare menandakan sambelit yang parah.
Stress :
- Tanda-tanda pada tangan pasien: Terdapat urat-urat biru/hijau dipergelangan tangan, telapak tangan dan disepanjang jari-jari serta terlihat jelas dibetis kaki.
- Gejala dari strees : terlalu sedih, cepat marah/emosi, tidak nyenyak tidur dan terasa migrain.
Masalah Jantung :
- Jari tengah abnormal (sebelah kiri bengkok ke kanan, sebelah kanan bengkok ke kiri).
- Tangan berkeringat.
- Kuku bergelombang, cepat letih,berdebar-debar
Kolesterol
Pada bagian tapak tangan bagian ujung jari-jari terlihat berwarna lebih merah dari tapak tangan. Ini tanda adanya Kolesterol tinggi.
Alergi atau Sinus
Terlihat warna biru pada bagian paling bawah telapak tangan yang terletak dibawah jempol. Bila ada tanda kebiruan ini adalah gambaran bahwa orang tersebut menderita sinus/alergi/resdung.
Gejala :
- Bersin-bersin terutama diwaktu pagi.
- Rambut rontok.
- Mata gatal.
- Kaki pegal-pegal.
- Cepat lelah.
- Asma.
Imbalance Hormon :
- Tapak tangan berpeluh.
- Senggugut.
- Darah haid tidak teratur.
- Masalah keputihan.
- Tiroid.
- Gangguan tidur.
Imbalance Hormon
Terdapat bulan sabit terbalik hanya terdapat dikuku ibu jari, menandakan hormon dalam keadaan seimbang. Sebaliknya apabila bulan sabit tersebut ada di semua kuku atau ada dikuku lain selain ibu jari, maka menandakan terdapat masalah ketidakseimbangan hormon. Jari kelingking kempot menandakan berkurangnya kemampuan seks. Ibu jari bengkok menandakan masalah kesuburan yang rendah.
Masalah Rahim :
- Jari kelingking meruncing
- Masalah senggugut
- Darah haid tak teratur
- Masalah keputihan
- Otot rahim lemah
Tanda pada tangan :
- Jari kelingking meruncing/menirus menandakan maslah rahim/peranakan.
- Jari kelingking bengkok bagian atasnya saja menandakan rahim jatuh (prolapsus), jika berkelanjutan akan mengarah pada permasalahan tumor.
Masalah Buah Pinggang :
- Ruas jari di bahagian bawah membuncit.
- Edema(sembab air).
- Sakit di tulang belakang & pinggang.
Kebas :
Bila berkerut tanda kurang air
Tanda-tanda :
- Ruas pertama dari seluruh jari terlihat kembung/bengkak air.
- Ruas pertama jari telunjuk keriput, menandakan kurang air atau sering menahan kencing, biasanya juga terlihat kelopak mata berwarna hitam.
- Terasa sakit di tiga jari (ibu jari,jari telunjuk,jari tengah).
- Ujung-ujung jari relatif tidak meruncing menandakan seseorang mengalami masalah ginjal, untuk wanita biasanya letak rahim tidak pada tempatnya.
- Mata kaki bengkok atau mata berkantung, menandakan adanya masalah ginjal dan jantung.
- Ruas ujung jari-jari bengkok kedalam, menandakan adanya masalah batu ginjal atau asam urat.
Asam Urat :
- Ujung jari ke depan.
- Batu karang baru berpasir.
- Berwarna merah di hempedu (kolesterol)
- Membuncit di ruas bawah batu karang di buah pinggang.
Langganan:
Postingan (Atom)










